Cara Menggabungkan Fungsi IF dengan OR, AND, NOT di Excel

Microsoft Excel adalah salah satu program pengolahan atau berupa angka yang termasuk kedalam perangkat software Microsoft Office. Di dalam Excel sudah tersedia rumus-rumus atau fungsi untuk mempercepat pekerjaan anda. Namun disisi lain dengan menggunakan Excel kita dapat membuat program sederhana dalam mengkombinasikan data angka dan huruf. Untuk itu biasanya di Excel dikenal dengan rumus logika atau fungsi “IF” yang sering dipakai. Agar lebih banyak penggunakannya maka fungsi tersebut dapat digabungkan dengan fungsi lainnya. Pada kesempatan ini penulis akan share bagaimana cara menggunakan dan menggabungkan fungsi IF dengan OR, AND, dan NOT di Excel. Berikut tutorial bagaimana cara menggabungkan fungsi logika “IF” dengan fungsi OR, AND, dan NOT di Excel: 1. Fungsi “IF” + “OR” Fungsi OR digunakan untuk membaca data berupa tulisan. Baiklah dalam hal ini kita akan memberikan kolom keterangan, dengan syarat= yang dapat mengikuti tes adalah pendidikan SMU/SMK atau D1. Berikut datanya: Untuk mengisi keterangaang di “Kolom Keterangan” silahkan anda klik pada kolom E2. Lalu ketikkan rumus seperti di bawah ini: Maka hasil akhirnya seperti di bawah ini: Resume: untuk fungsi gabungan IF dan OR ini intinya adalah mempergunakan variabel source data berupa tulisan yang nanti diterjemahkan ke dalam tulisan juga dengan memanfaatkan fungsi logika (IF). Selain itu untuk menggunakan fungsi gabungan ini data yang anda olah tersebut berupa data PASTI bukan data KISARAN(Besar, kecil, lebih kecil, lebih besar, Samadengan) 2. Fungsi “IF” + “AND” Untuk fungsi rumus gabungan sama saja dengan OR namun bedanya adalah digunakan untuk mengolah data berupa KISARAN(Besar, kecil, lebih kecil, lebih besar, Samadengan) yang hasil nantinya diterjemahkan kedalam tulisan. berikut contoh datanya: Data di atas akan kita olah yaitu pada kolom keterangan muncul tulisan “Tes Tahap 1″ dan “Gagal” dengan syarat yang berhak mengikuti Tes Tahap 1 yaitu yang memiliki masa kerja lebih atau samadengan 5 tahun dan memiliki IPK lebih atau samadengan 3,0. Baiklah silahkan letakkan kursor adna di kolom F2 untuk memasukkan rumusnya. SIlahkan anda ketik rumusnya seperti di bawah ini; Maka hasil akhirnya akan muncul seperti di bawah ini: Resume: fungsi gabungan IF + AND ini dapat digunakan dengan data source lebih dari satu(Masa Kerja & IPK) dan diterjemahkan ke hasilnya berupa satu data. 3. Fungsi “IF” + “NOT” Baiklah kita akan memberi tulisan pada kolom keterangan dengan syarat bahwa “Lulus” jika nilai lebih dari 75 dan “Gagal” jika nilai kurang dari 75. Berikut data untuk diolah: Silahkan anda pindahkan kursor anda ke kolom G2 untuk menuliskan rumusnya. Silahkan tuliskan rumusnya seperti di bawah ini: Maka hasil akhirnya akan seperti ini: Resume: untuk fungsi gabungan IF+NOT ini sama jika dilakukan dengan fungsi IF saja, Demikian tutorial cara mempergunakan dan menggabungkan dua fungsi IF dengan OR, AND, NOT untuk selanjutnya silahkan anda kembangkan sendiri rumus-rumus tersebut, semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

YANG BODOH ITU AKU, KAMU ATAU HATI INI?

Aku, mencintai kamu. Tau kah kamu? aku bahkan ragu kamu akan mengingatku. Bodoh. Aku bodoh karena mencintai kamu, yang tidak pernah menganggapku ada. Namun apa daya? Memangnya aku ingin hatiku memilihmu sebagai rumahnya? Jika aku bisa, aku ingin merubah rumah di mana hatiku berdiam, berdiam di hati orang yang selalu mengingat ku, di setiap waktu yang dimilikinya. Berulang kali ku yakinkan cinta ini. Kepadamu yang ku entalah sepertinya puja layaknya Tuhan selama ini. Tapi terus kamu hancurkan hatiku. Ya, berulang kali ku yakinkan diriku, “Apa benar aku mencintaimu?” “Apa benar aku mencintai kamu, yang selalu menghancurkan hati ini dengan ke egoisan mu?” Iya, aku tahu. Kamu tidak pernah menyadari bahwa selama ini kamu menyakitiku. Aku juga tahu. Kamu tidak pernah sekali pun menyadari bahwa aku di sini, mencintaimu dalam diam. Andai kamu tahu cara yang telah ku tempuh. Demi mendapatkan utuhnya hatimu. Sampai-sampai ku pertaruhkan sesuatu yg ku kira berharga yaitu hati ini. Ya, andai. Sekali lagi, andai saja kamu tahu cara yang telah aku tempuh untuk mendapatkan hatimu seutuhnya. Namun sekali lagi, kamu bahkan tidak tahu aku mengorbankan segalanya untukmu. Air mata, isak tangis, menemaniku di sini. Di sini, di saat aku mencintaimu dalam diam. Semoga kau mengerti aku dan perasaan ini. Harusnya kau sadari betapa besar cintaku ini. Aku hanya bisa berharap, hanya mengatakan kata semoga kamu mengerti bahwa aku di sini, bersama perasaan yang menunjukkan betapa besar cintaku padamu, berharap bahwa kamu sadar akan hal ini. Namun, beribu pertanyaan yang sama kembali muncul di benakku. Andai, andai saja dia mengetahui akan hal ini: apakah dia akan balas mencintaimu? Jawabannya adalah, aku tidak tahu. Itu adalah jawaban tidak pasti dan aku tidak ingin menerka-nerka jika itu hanya akan membuatku semakin sakit hati. Seorang teman pernah mengirimkan sebuah quote tentang cinta. Hanya beberapa kata, tapi mampu membuat hatiku bergetar karenanya. Namun apa artinya mencintai tanpa dicintai? Ya, apa artinya? Adakah arti di balik itu? Enggak, kan? Semoga kamu mengerti aku dan perasaan ini. Harusnya kau sadari betapa besar perasaan di dalam hati ini. Harusnya kamu sadari betapa besar cintaku ini supaya kamu tidak seenaknya memperlakukanku layaknya orang lain. Ya Semogalah kamu mengerti.. aku dan perasaan ini.. harusnya kamu sadari betapa besar cintaku ini. Lelah. Letih. Sakit hati. Itu yang selalu dirasakan hatiku sejak dia memilih kamu sebagai kekasihnya. Pikiranku menyahut. “Suruh siapa kamu mencintai dia. Bodoh.” Lah emang aku mau itu? Enggak. Ngapain aku memilih dia yang selalu bikin aku sakit hati? “Itu takdir.” sahut pikiranku yang lain lagi. Kalau memang ini takdir, bisakah aku menentang takdir ini? Aku tak sanggup menahan semua rasa sakit yang selalu ku rasakan bila mengingatmu. “Kalau begitu, jangan ingat dia.” Aku sudah berusaha untuk tidak mengingatnya. Namun apa daya? Di otak, hati, dan pikiranku hanya ada dia. Bagaimana bisa aku tidak mengingatnya? “Kalau lemah, jangan jatuh cinta.” Memangnya aku ingin jatuh cinta? Aku juga tidak ingin merasakan apa itu jatuh cinta jika harus menahan perih yang begini sakit. “Kalau begitu, lepaskan dia.” Melepaskannya? Kau kira semudah makan permen karet? Setelah dirasakan manisnya terus dibuang setelah tiada rasa? Sayangnya aku masih ada rasa padanya. “Jika kamu mampu bersabar, Tuhan mampu memberikan lebih dari apa yang kau minta.” Aku sedang menunggu itu. Entah sampai kapan. “Ada saatnya seseorang berhenti berjuang, bukan karena dia telah mendapatkan yang lain. Tapi karena dia sadar orang yang diperjuangkannya tidak mengharapkannya.” Aku mencoba untuk itu. Aku mencoba untuk berhenti berjuang. Tapi, jika aku berhenti sampai di sini, bagaimana dengan perjuanganku yang lalu-lalu? Tidak bisakah mendapatkan sedikit hasil? “Lakukanlah apa yang terbaik menurutmu.” Aku tidak tahu mana yang baik mana yang buruk. “Kau labil.” No. Aku tidak labil. Aku begini karena sayang sendirian itu sakit. Aku diberi harapan. Aku diberi janji. Akan selalu disayangi di perhatikan di setiap detiknya. Mencintai memang tidak harus selalu memiliki, tapi pahamilah, diterbangkan kemudian dilepaskan begitu saja tidak semudah membalikkan telapak tangan. “Kamu yakin kamu diberi harapan? Atau kamu saja yang terlalu berharap apa yang tidak pasti?” “Pertahankan apa yang pantas dipertahankan. Tunggu apa yang harus ditunggu. Hargai siapa yang pantas dihargai. Lepaskan mereka yang tidak menginginkanmu. Jangan paksa mereka untuk menerima kita. Terima dengan baik mereka yang masih tetap memilih bersama kita, apapun fisik dan kondisinya.” Apakah dia pantas untuk dipertahankan? Apakah dia pantas untuk ditunggu? Apakah dia pantas untuk dihargai? “Orang yang hanya bisa memberi perih dan sakit tidak pantas untuk dipertahankan, ditunggu apalagi dihargai.” Aku lelah. Aku lelah dengan semua ini. Sungguh. “Sudah cukup untukmu bertahan, karena terkadang kita harus mundur untuk tetap maju, sayang.” Harusnya aku memang tak perlu menghubungimu lagi, jika hanya untuk bertengkar dan memperdebatkan hal-hal tolol yang membuatku memutuskan pergi. Harusnya tak perlu aku membantumu lagi, jika hanya untuk kamu sakiti untuk yang kedua kali. Harusnya sudah sejak dulu kita berpisah, sehingga aku tak merasa terluka sedalam ini.
Sekarang, aku merasa menjadi laki laki paling tolol yang tiba-tiba lemah karena tersakiti cinta.
Kamu tidak akan pernah tahu rasanya jadi aku. Jadi orang yang sulit untuk bernapas karena tidak tahu  kabarmu. Kamu tak akan pernah tahu rasanya jadi orang paling menderita karena merasa dibohongi sejauh ini. Kamu tidak akan pernah tahu dan otak bodohmu itu juga tak akan pernah paham. Perasaan dan hatimu yang telah mati tak akan mungkin mengerti. Iya, aku yang bodoh, semua salahku, selalu salahku. Aku tidak bisa lupa caramu memandangku, bagaimana matamu melirikku dengan ramah. Aku tidak bisa melupakanmu, yang selalu kuanggap kekasih hati aku. Aku tidak bisa melupakan leluconmu yang sebenarnya tak lucu, namun karena aku sangat mencintaimu, sebisa mungkin aku berusaha tertawa. Aku tidak bisa lupa bagaimana tawamu bisa benar-benar membuatku merasa lega dan tenang. Aku tidak bisa melupakan dialek anehmu saat berbicara, gaya bicaramu yang selalu membuatku rindu. Aku tidak bisa melupakan genggaman erat jemarimu yang entah bagaimana bisa seketika menenangkanku. Aku tidak bisa berhenti untuk menatap rumahmu, berharap kamu tiba-tiba ada di situ, membawakanku selusin senyuman dan sepotong pelukan. Aku ini laki laki bodoh yang hobinya cuma bermimpi, menulis, lalu tak pernah tahu apa yang harus aku lakukan jika hatiku sedang sangat remuk seperti ini. Aku tak mengerti mengapa perempuan bodoh sepertimu bisa membuatmu merasa perempuan paling gila di dunia. Kamu membuat duniaku jungkir balik, pernapasanku selalu sesak karena lelah memikirkan, dan mataku selalu kabut karena penuh mendung. Kamu mengubah duniaku jadi berbeda. Aku sudah terbiasa denganmu. Terbiasa dengan pesan singkatmu, terbiasa dengan sapaanmu di ujung telepon, terbiasa dengan hadirmu, terbiasa dengan kita. Bagaimana mungkin kamu dan aku, yang sempat menjadi kita, harus kembali berpisah lagi menjadi aku dan kamu, sedangkan aku sangat nyaman menjadi kita? Kamu tentu tidak akan pernah tahu rasanya jadi aku. Rasanya jadi aku yang selalu menatap ponsel hanya karena menunggu kabar darimu. Kamu tak tahu rasanya jadi aku yang tak tahu apa-apa, namun tiba-tiba dunianya jadi dibikin berbeda karena kehadiranmu. Ada banyak mimpi yang belum terwujud bersamamu. Salah satunya adalah aku ingin memelukmu semalaman, tak perlu ada percakapan, memelukmu sudah lebih dari cukup. Aku ingin mendengar degup jantungmu, merasakan degup cinta seperti apa yang ada di dadamu. Jika sudah mewujudkan mimpi yang satu itu, silakan kalau kamu mau pergi. Pergilah, supaya aku tidak merasakan ketidak Adilan dunia ini.
— Percayalah, Tuhan tidak akan memisahkan sesuatu yang baik kecuali digantikan dengan yang lebih baik. Terima kasih kamu, telah membuat aku bisa memiliki ide untuk membuat cerita ini. Iya, kamu.


Cara Membuat Tulisan Berwarna di Status, Komentar dan Chat Facebook

Assalamualaikum Wr.Wb
Dipostingan sebelumnya saya sudah pernah nulis trik facebooktentang Membuat Tulisan Warna-Warni di Chat Facebok dan sekarang kembali lagi menulis trik facebook yaitu Membuat Tulisan Berwarna di Status, Komentar, dan Chat di Facbook.

Dalam trik ini untuk membuat tulisan berwarna di facebok kita tinggal menyisipkan kode warna HTML sebelum tulisan.

Baca Juga : Nelpon SMS Gratis dan Video Call Sepuasnya tanpa batas dengan bergabung CUG TELKOMSEL

contoh :

jika sobat ingin membuat tulisan berwarna merah maka kode yang dituliskan adalah :
<fg=b0ff0000> Apa yang anda pikirkan ?
Keterangan : kode yang berwarna merah atau ff0000 adalah kode warnanya, untuk menggnti warna lain silahkan ganti kode ff0000 dengan kode warna lainnya.

Utnuk membuat tulisan berlatar warna sepert ini Apa yang anda pikirkan ? maka kode yang di sisipkan adalah :
<bg=b0ff0000> Apa yang anda pikirkan ?
keterangan, kode ff0000 adalah kode warana latar atau background tulisannya...

contoh lagi untuk membuat status seperti ini Apa yang anda pikirkan ?maka kodenya seperti di bawah ini :
<bg=b0ff0000> <fg=b0ffff00> Apa yang anda pikirkan ?

Untuk membuat tulisan Bolt atau huruf tebal cukup dengan mensipkan kode ini <b> sebelum tulisan.
<bg=b0ff0000> <fg=b0ffff00> <b> Apa yang anda pikirkan ? maka jadinya akan seperti ini Apa yang anda pikirkan ?

ok. untuk memudahkan berikut ini adalah kode warna tulisan yang tinggal di copas
  1. Merah <fg=b0ff0000>
  2. Kuning  <fg=b0ffff00>
  3. Biru   <fg=b00000ff>
  4. Pink <fg=b0ba55d3> dan <fg=b0ff69ba>
  5. Hijau  <fg=b000ff00>
  6. Ungu  <fg=b0f000f0>
Dan untuk kode selanjutnya silahkan lihat kode-kode warnah dibawah ini, kemudian ubah menjadi seperti contoh di atas. Setiap kode warna terdiri dari 6 karakter tanpa spasi dan setiap kode dibawah ini bukan huruf o tapi angka 0 (nol) .


#7A0026
#9E0039
#ED145B
#FF0000
#00AEEF
#2E3192
#EC008C
#7A0026
#9E0039
#ED145B
#FFA800
#FFC600
#FFF200
#FFFF00
#C0FF00
#1EFF00
#00FF00
#008000
#03FFA9
#00FFFC
#00B4FF
#0072FF
#0012FF
#0000FF
#8400FF
#D800FF
#FF00C6
#DB0244
#B60239
#810027
#7B2841
#F000F0


NB : trik diatas hanya berjalan di facebook seluler yang beristem operasi java  !!
Silahkan tinggalkan pertanyaan jika ada yang belum dipahami...

SERPIHAN HATI

Kau, yang terlalu lama mendekam di kepala dan hati. Serta aku, yang tak sanggup tuk mengusirmu perlahan. Sekarang ku beranikan diri tuk mengusirmu, jauh sejauh-jauhnya. 
Maaf, seharusnya ku lakukan ini sedari dulu. Sedari hatiku tergores luka karenamu.

Apa kau tak lelah, terus-menerus pergi kemudian singgah lalu pergi lagi?. Apalagi itu hatiku, bukan rumahmu tetapi persinggahan kesukaanmu. Yang bisa sesuka hati kau tinggalkan dan kau datangi.
Salahkah aku bila terlalu lelah lalu ingin pergi. Ingin menjadi rumah bagi seorang yang benar-benar menjaga hatiku.
Atau, harus ku tunggu kau hingga kau anggap ku rumahmu?.


Haruskah ku terus berjalan lambat denganmu, ataukah ku harus berlari kencang meninggalkanmu?. Meninggalkan semua yang membuatku lelah menunggu kepastian yang tak kunjung datang.
Haruskah?

RESAH

Rasanya, aku ingin segera mengakhiri setiap kekhawatiranku dengan sebuah senyuman. Memantapkan hatiku bahwa ini hanyalah sebuah rasa samar yang akan segera hilang. Memantapkan hati bahwa kau, yang akan menetap, meski harus kuakui masih berjarak.
Harus ku apakan hatiku ini karenamu, Sayang?.
Di saat ku mulai ingin runtuhkan bentengku perlahan, kau dengan perlahan juga runtuhkan rasaku. Perlahan membuatku hancur dan membangun kembali bentengku. Bukan membencimu, namun mencoba tuk melindungi hatiku yang sudah terlalu rapuh karena sering di permainkan.
Bagiku, menghancurkan benteng lebih sulit. Dalam sekejap aku bisa membangun bentengku setinggi mungkin, melindungi hatiku dari kerapuhan bertahap. Membangun setinggi mungkin hingga tak ada yang sanggup memanjat dan menelusup masuk barang sebentar. Namun denganmu berbeda. Aku seperti bukan aku yang dulu.
Harus ku apakan bentengku karenamu, Sayang?.
Harus ku apakan hatiku jika berurusan denganmu, Sayang?.
Just give me the answer, as soon as possible.

"Terlalu mengharap ataukah menerka, keduanya sama saja membuatku meragu. Bukan lakumu pun hatimu, Aku yang masih menimbang y
ang lalu dan baru."
Ansar Alfansyah, 27 May 2017 
11:02 
Selama ini aku berkawan dengan patah hati. Mematahkan hati setiap di singgahi. Memantapkan hati bahwa setiap singgahan tak lebih dari sekedar menyakitkan. Hanya menawarkan bahagia sesaat, selebihnya asa dan kesakitan yang berkuasa. Hingga ego semakin tinggi dan membuka hati adalah sebuah kesalahan yang tak kan ku ulang.
Hingga singgahmu membutakanku. Memecah segala keraguan, menumbuhkan apa yang mereka katakan bahagia. Jika benar ini bahagia, sanggupkah kau pastikan hatiku tak kan patah kembali?. Ataukah bisa kau pastikan tak kan ada raungan kesakitan saat kau (mungkin) pergi dariku?.


Dingin dan bersekat, seperti perpaduan antara dinginnya malam dan tembok kamarku. Sayangnya, yang terjadi adalah hatiku dan hatimu yang semakin bersekat. Tidak ada lagi percikan rasa yang membuat kita semakin lekat. Tidak ada lagi alasan yang mampu buatku bertekuk lutut kepadamu. Tak ada lagi aku, sebagai tempatmu pulang.
Semuanya menjadi semakin jelas, perlahan hatiku dan hatimu menjadi semakin dingin. Beku. Dan tak ada lagi kehangatan selain sinar matahari pagi yang menyambut kita.
Inikah yang kau inginkan?, hubungan yang semakin tak jelas dan tak terarah. Terputus perlahan dan menyekat hingga sendiri adalah pilihan terbaik(ku).

Setelah kamu, ada beberapa perempuan yang datang. Entah memberi harap atau sekedar mengumbar manisnya kata. Mereka seakan memgerti bahwa kosongnya hati perlu di isi, perlahan dengan manisnya kata dan janji.
Setelah kamu, ada hati yang ingin di isi kembali dengan harapan dan impian bukan kenangan pun rindu yang membabi buta ingin di kembalikan kepadamu.
Setelah kamu, ada seseorang yang sanggup mengisi namun memberi harap lebih ia sukai. Tak sekalipun sesal terucap dari bibirnya. Sekali lagi aku patah.
Setelah kamu, sekarang. Akhirnya aku menemui yang tak hanya memberi harap dan manisnya kata. Aku menemukan seseorang yang benar-benar akan menjagaku. Setelah kamu pergi aku menjadi semakin kuat. Terimakasih, kamu masa laluku.

Sejak kepergianmu kala itu; aku tidak lagi menyukai senja
Sejak kaupalingkan arah menjauhiku; aku tidak lagi menunggu senja
Sejak hatimu memutuskan untuk berhenti terpaut; aku tidak lagi menginginkan senja
Karena ternyata senja sama saja sepertimu, hanya datang sebentar lalu menghilang; menawarkan bahagia sesaat, lalu tenggelam.

Penggantinya malam pekat, aku terjebak. Sudah berputar-putar; tetap gelap. Kapan aku menemukanmu (yang sepertimu) lagi?
Rasanya matahari sudah tak ingin terbit di dunia. Sebentar, sudah berubahkah duniaku?



Aku seharusnya bahagia, ketika mengetahui kau sudah berbahagia dengan lelaki yang kau puja selain aku.
Aku seharusnya rela, hatimu lebih terikat dengan lelaki yang mengikatmu dengan pesonanya.
Aku seharusnya bahagia, karenanya aku lepas dari jeratan kata yang selalu kau berikan padaku.
Aku seharusnya bahagia, ketika kau pergi tanpa sebuah ucap pisah dan memberikan sebuah tamparan kenyataan bahwa kau hanya singgah dan tak ingin menetap.
Aku seharusnya bahagia, tidak denganmu itu bukan matiku. Tidak denganmu adalah sebuah bahagiaku. Namun hatiku kalut, tidak denganmu membuatku gila.
Selamat, kau membuatku gila dengan kepergianmu yang tidak terencana. Kau membuat hatiku patah, sepatah-patahnya hingga bangkit pun aku ragu.
Tidak denganmu, aku menjadi bukan aku yang terseok-seok karena harap.
Tidak denganmu, aku gila.
Tidak denganmu, aku kalut.
Terimakasih untukmu, yang saat ini tetap membuatku gila karena harapmu.



Ini hanyalah serpihan kata yang mengalun dalam rindu, kenangan dan impian yang melebur menjadi satu kesatuan dalam sebuah tulisan.


Pengendalian Hama Dan Penyakit Utama di Pre Nursery

Pada prinsipnya pengendalian hama dan penyakit di Pre Nursery bersifat pencegahan yang dilakukan secara rutin setiap minggu sekali. Hal yang terpenting dalam pengendalian hama dan penyakit di Pre Nursery adalah tidak menggunakan semua Fungisida yang mengandung ikatan Tembaga (coper), Air raksa (mercury) dan Timah (tin).
Pengendalian Hama Dan Penyakit Utama di Pre Nursery

Tindakan pencegahan yang dapat dilakukan untuk menciptakan lingkungan tumbuh yang baik terutama mengurangi kelembaban dan menghilangkan sumber infeksi antara lain:
  • Mengurangi pelindung.
  • Membuang bagian bibit yang sakit dengan pisau yang steril.
  • Bibit yang terinfeksi berat dibongkar dan dibakar.
  • Tanah pengisi kantong plastik harus bebas dari Infeksi hama dan penyakit.
  • Bahan pelindung dipilih yang bebas hama dan penyakit. 
  • Menghindarkan penggunaan bambu untuk pagar pembibitan karena akan menjadi sarang tikus.
Tindakan pemberantasan merupakan salah satu tindakan untuk membasmi hama atau penyakit. Jenis Hama yang umum dijumpai antara lain:
Hama yang umum menyerang Bibit Kelapa Sawit yaitu: Kumbang Malam, kutu daun, tengu, ulat api, ulat kantong, belalang, semut, jangkrik, keong dan tikus. Untuk penanggulangan hamadapat dilakukan dengan penyemprotan Insektisida konsentrasi 0,1 % seperti Matador dan Decis. Penggunaan jenis Insektisida dilakukan secara bergantian untuk menghindari kekebalan terhadap satu jenis Insektisida. Misalnya minggu pertama menggunakan jenis Matador untuk minggu kedua menggunakan Decis. Hama semut dikendalikan dengan menaburkan HCH Powder disekeliling bedengan.

Hama Kumbang Malam (Apogonia) berwarna hitam polos, panjangnya 1,2 cm, tidak berbulu, merupakan hama umum di pembibitan kelapa sawit. Kumbang memakan daun dari tepi anak-anak daun, menyerang terutama pada jam-jam awal malam hari. Pada siang hari kumbang bersembunyi 1-2 cm di bawah permukaan tanah. Tingkat populasi kritis 15 kumbang per bibit.

Pengendaliannya dengan mencari di tanah di dalam atau di luar polybag bibit, penaburan insektisida granuler sebanyak 4-5 g/bibit/bulan, atau penyemprotan dengan insektisida pada malam hari. atau dengan menggunakan perangkap waktu malam hari dengan alat penerang misalnya obor atau senter atau membersihkan areal disekitar pembibitan dari sampah dan rerumputan. 

Bibit muda harus dilindungi dari semut, rayap dan jangkrik. Untuk pencegahannya, taburkan tepung deltametrin di sekeliling tanaman. Serangga pemakan daun yang merusak bibit muda dapat dikendalikan dengan penyemprotan 0,8 hingga 1,0 gram carbaryl atau 0,024 gram deltamethrin per liter air bersih yang cukup untuk setiap satu bed.

Keong atau siput dikontrol dengan pellet metaldehyde yang ditabur secara acak di sekitar masing masing bed. Serangan Tikus, dikendalikan dengan racun anticoagulant.

Jenis Penyakit yang umum menyerang Pre Nursery:
Penyakit Akar dan Daun yang disebabkan oleh bermacam macam jamur dan cendawan.
Untuk penanggulangannya menggunakan fungisida seperti ZinebManeb dengan konsentrasi 200-300 gr per 100 liter air. 

Dalam pemakaian alat semprot perlu diperhatikan agar alat semprot yang digunakan adalah khusus dan jangan dipakai untuk penggunaan lain. Misalnya alat bekas pemakaian herbisida tidak boleh digunakan untuk alat penyemprotan hama dan penyakit.

Penyakit utama di pre nursery yang sering timbul adalah serangan fungi sebagai akibat kelembaban yang terlalu tinggi. Aerasi yang baik akan mengurangi risiko serangan fungi. Namun, bagaimanapun aplikasi fungisida untuk pencegahan perlu dilakukan dua kali sebulan dengan larutan mancozeb atau chlorothalonil sebanyak 2 gram per liter air bersih yang cukup untuk setiap satu bed.

Membuka Naungan
Untuk tujuan aklimatisasi, kecambah perlu mendapat penyinaran matahari penuh, oleh karenanya, setelah dua daun keluar (1,5 bulan) naungan dapat dikurangi sebesar 50% dan setelah daun ketiga keluar (2,5 bulan) naungan harus sudah dihilangkan total.

Gejala dari setiap jamur penyebab penyakit di bibitan adalah sebagai berikut.

1. Botryodiplodia
Bercak daun dimulai dari ujung daun. Becak-becak kecil dan transparan dan mudah dimonitor dengan penembusan sinar matahari. (Gb 1)
Bahagian tengah dari bercak menjadi kelabu atau coklat gelap kertas dengan banyak titik hitam. mewakili tubuh buah (picnidia) dari jamur tersebut.

2. Culvularia
Mula-mula pathogen ini menyerang daun pupus yang belum membuka atau dua daun yang termuda yang sudah membuka.
Gejala pertama adanya becak bulat kecil, berwarna kuning tembus cahaya, yang dapat dilihat pada kedua sisi permukaan daun. Bercak kecil menjadi membesar tetapi tetap bulat dan warnanya sedikit demi sedikit berubah jadi coklat muda. Pusat becak-becak jadi mengendap. Bahagian becak menjadi coklat tua dikelilingi halo berwarna jingga kekuningan. Dengan infeksi berat daun paling tua akan mengering, menjadi keriting rapuh, namun becak tetap berwarna coklat tua. Penyakit ini dapat menghambat partumbuhan bibit tetapi tidak mematikan bibit. (Gbr 2)

3. Drechslera halodes
Mula-mula timbul pada pupus atau daun pertama yang baru saja membuka, terbentuk becak kecil hijau pucat, lalu menjadi hijau jernih yang dikelilingi halo lebar berwarna hijau kekuningan dan tidak berbatas tegas. (Gb 3) Ditengah bercak dapat dilihat satu titik berwarna coklat. Bercak-bercak ini dapat bersatu dengan bentuk tidak teratur, berwarna hitam kelabu.

4. Helminthosporium
Cendawan ini menunjukkan gejala-gejala yang berbeda. Kadang-kadang menghasilkan bercak kecil, berwarna coklat, tidak disertai dengan klorosis, dan bercak tidak membesar. Bagaimanapun dia dapat juga menyebabkan bercak memanjang.

DAUR PENYAKIT

  • Pathogen penyakit daun terdapat dimana-mana.
  • Infeksi dimulai dari ujung atau tepi daun Penyakit kemudian menyebar dari daun-daun terinfeksi ke daun-daun sehat.
  • Infeksi dapat terjadi dengan pencaran oleh air waktu hujan dan penyiraman bibit.

FAKTOR MEMPENGARUHI PENYAKIT

  • Infeksi akan lebih mudah terjadi jika ada pelukaan pada daun.
  • Daun terserang oleh tungau atau kutu biasanya diikuti oleh infeksi.
  • Penyakit meningkat karena kelembaban tinggi, terlalu banyak penyiraman, naungan yang terlalu berat dan jarak tanam bibit yang terlalu rapat.
  • Kandungan nitrogen tinggi dan kekurangan hara akan mempercepat serangan penyakit.
  • Pembibitan dengan perawatan optimal sangat jarang terserang oleh penyakit.
  • Beberapa faktor yang menyebabkan penyakit
  • Transplanting shock saat di pindahkan dari prapembibitan ke pembibitan utama atau dari pembibitan utama ke lapangan, dapat mengurangi ketahanan bibit, mungkin juga terjadi kerusakan akar.
  • Bibit terlalu lama di prapembibitan juga akan terkena penyakit.
  • Keadaan hara yang tidak seimbang. Kekurangan nitrogen dan magnesium akan mengurangi ketahanan bibit. Bibit yang ditanam ditanah gambut sangat rentan terhadap penyakit ini.
  • Kekurangan air dalam polybag akan menyebabkan bibit lebih rentan terhadap penyakit, khususnya pada waktu kelembaban udara tinggi.
  • Antara bibit-bibit terdapat perbedaan genetic Bibit yang lebih lambat pertumbuhannya akan lebih rentan terhadap penyakit ini.

PENGENDALIAN PENYAKIT

  • Patogen tidak akan menyerang bibitan jika persiapan pembibitan dilaksanakan secara baik.
  • Untuk menghindari pelukaan pada daun oleh serangga seperti tungau dan kutu, maka serangga ini harus dikontrol
  • Jika ada ledakan serangan penyakit di bibitan, harap ikuti rekomendasi di bawah ini:
  • Untuk mengurangi infeksi, semua sumber atau daun-daun yang sudah busuk digunting dan dimusnahkan atau dibakar.
  • Bibit yang terserang berat harus disingkirkan dari pembibitan dan dimusnahkan.
  • Jika bibit-bibit di pre nursery sudah terserang berat, maka bibit-bibit ini harus segera dipindahkan ke pembibitan utrama.
  • Jika penyakit masih terus berkembang, pemberian fungisida harus dilakukan seperti dibawah ini:
  • Kedua fungisida diatas harus dipakai secara bergantian dengan interval 1 minggu yang disemprotkan ke daun selama 4 minggu. Jika serangan pada daun muda atau daun yang belum membuka sudah menurun, maka interval penyemprotan dapat diturunkan menjadi 10 hari sekali.
  • Pemberian fungisida harus dihentikan jika daun tombak atau daun yang baru membuka sudah bebas dari pathogen-patogen.

Jenis Gulma Pada Perkebunan Kelapa Sawit

Gulma adalah tumbuhan yang tumbuh  pada tempat yang tidak dikehendaki dan  merugikan tanaman yang diusahakan. Gulma merupakan tumbuhan pengganggu yang memiliki dampak negatif terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman. 

Pengaruh gulma tidak terlihat secara langsung, dan umumnya berjalan lambat. Gulma perkebunan, termasuk perkebunan kelapa sawit, mampu menjadi kompetitor utama dalam memperebutkan unsur hara, air, ruang tumbuh dan cahaya matahari. Beberapa spesies gulma juga dapat memproduksi zat racun yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman utama, dikenal dengan 'alelopati'.

Gulma Berdaun Lebar (broad leaves)
Borreria latifolia (kentangan)


Asystasia intrusa


Chromolaena odorata (krinyuh)
Chromolaena odorata (krinyuh)

Clidemia hirta (harendong)
Clidemia hirta (harendong)

Colocasia sp. (keladi)
Colocasia sp. (keladi)


Crassocephalum crepidoides (sintrong)
Crassocephalum crepidoides (sintrong)

Lantana camana (tembelekan)
Lantana camana (tembelekan)

Melastoma malabathricum (senduduk)
Melastoma malabathricum (senduduk)


Mikania micrantha (Sambung rambat)

Mikania micrantha merupakan gulma tahunan yang tumbuh merambat dengan cepat. Mikania termasuk dalam gulma penting pada kelapa sawit yang dapat tumbuh hingga ketinggian 700 mdpl. Mikania umumnya tumbuh dominan pada areal kelapa sawit belum menghasilkan (TBM) hingga dapat meimbelit/menutupi 
Mikania juga menghasilkan senyawa alelopati berupa phenol dan flavon. Mudah berkembang biak melalui potongan 
Batang M. micrantha tumbuh menjalar berwarna hijau muda, bercabang dan ditumbuhi rambut-rambut halus. Panjang batang dapat mencapai 3-6m. Pada tiap ruas terdapat dua helai daun yang saling berhadapan, tunas baru dan bunga. 
Helai daun berbentuk segitiga menyerupai hati dengan panjang daun 4-13cm dan lebar daun 2-9cm.  Permukaan daun menyerupai mangkok dengan tepi daun bergerigi. 
Bunga tumbuh berwarna putih, berukuran kecil dengan panjang 4.5-6mm, dan tumbuh dari ketiak daun atau pada ujung tunas. Biji dihasilkan dalam jumlah besar, berwarna coklat kehitaman dengan panjang 2mm. 

Mikania sp.

Mikania sp.


Mimosa invisa (kucingan)
Mimosa pigra

Mimosa pudica (putri malu)
Mimosa pudica (putri malu)

Putri malu atau Mimosa pudica adalah perdu pendek anggota suku polong-polongan yang mudah dikenal karena daun-daunnya yang dapat secara cepat menutup/"layu" dengan sendirinya saat disentuh. Walaupun sejumlah anggota polong-polongan dapat melakukan hal yang sama, putri malu bereaksi lebih cepat daripada jenis lainnya. Kelayuan ini bersifat sementara karena setelah beberapa menit keadaannya akan pulih seperti semula

Momordica charantia (pare hutan)
Stachytarpeta indica (ekor tikus)
Eupatorium Odoratum (Putihan)

Ageratum conyzoides (Babadotan, Wedusan)

Bandotan (Ageratum conyzoides) adalah sejenis gulma pertanian anggota suku Asteraceae. Terna semusim ini berasal dari Amerika tropis, khususnya Brazil, akan tetapi telah lama masuk dan meliar di wilayah Nusantara. Disebut juga sebagai babandotan atau babadotan (Sd.); wedusan (Jw.); dus-bedusan (Md.); serta Billygoat-weed, Goatweed, Chick weed, atau Whiteweed dalam bahasa Inggris, tumbuhan ini mendapatkan namanya karena bau yang dikeluarkannya menyerupai bau kambing.

Borreria alata (goletrak)


Borreira laevicaulis (rumput kancing ungu)

Phyllanthus niruri (meniran)

Gulma berdaun sempit (grasses):
Axonopus compressus (paitan)
Brachiaria mutica (sukat kelanjang)
Digitaria sp. (genjoran)
Echinochloa colona
Eleusine indica (jejagoan)

Imperata cylindrica (alang-alang)
Imperata cylindrica (alang-alang)

Alang-alang atau ilalang ialah sejenis rumput berdaun tajam, yang kerap menjadi gulma di lahan pertanian. Rumput ini juga dikenal dengan nama-nama daerah seperti alalang, halalang.
Alang-alang dapat berbiak dengan cepat, dengan benih-benihnya yang tersebar cepat bersama angin, atau melalui rimpangnya yang lekas menembus tanah yang gembur. Berlawanan dengan anggapan umum, alang-alang tidak suka tumbuh di tanah yang miskin, gersang atau berbatu-batu. Rumput ini senang dengan tanah-tanah yang cukup subur, banyak disinari matahari sampai agak teduh, dengan kondisi lembap atau kering. Di tanah-tanah yang becek atau terendam, atau yang senantiasa ternaungi, alang-alang pun tak mau tumbuh. Gulma ini dengan segera menguasai lahan bekas hutan yang rusak dan terbuka, bekas ladang, sawah yang mengering, tepi jalan dan lain-lain.

Ottochloa nodosa (bambonan)
Panicum trigonium (parit-paritan)
Paspalum conjugatum (Rumput pahit)

Teki (sedges):
Cyperus rotundus
Teki ladang atau Cyperus rotundus

Teki ladang atau Cyperus rotundus adalah gulma pertanian yang biasa dijumpai di lahan terbuka. Apabila orang menyebut "teki", biasanya yang dimaksud adalah jenis ini, walaupun ada banyak jenis Cyperus lainnya yang berpenampilan mirip.
Teki sangat adaptif dan karena itu menjadi gulma yang sangat sulit dikendalikan. Ia membentuk umbi (sebenarnya adalah tuber, modifikasi dari batang) dan geragih (stolon) yang mampu mencapai kedalaman satu meter, sehingga mampu menghindar dari kedalaman olah tanah (30 cm). Teki menyebar di seluruh penjuru dunia, tumbuh baik bila tersedia air cukup, toleran terhadap genangan, mampu bertahan pada kondisi kekeringan

Cyperus kyllingia

Pakis-pakisan (ferns):
Cyclosorus aridus (pakis kadal)
Dryopterus arida (pakis kadal)

Tips Memilih Areal Untuk Pembibitan Kelapa Sawit

Tujuan Pembibitan Kelapa Sawit adalah untuk menghasilkan bibit kelapa sawit yang berkualitas tinggi yang harus tersedia sesuai dengan kebutuhan tahapan penanaman oleh kebun itu sendiri, ataupun untuk dijual kembali. Pembibitan Adalah tempat untuk menumbuhkan kecambah hingga menjadi semai / bibit dan memeliharanya sampai bibit siap ditanam ke areal / lapangan tujuannya adalah untuk menyiapkan bibit kelapa sawit sesuai standar dan tepat waktu untuk ditanam ke lapangan.
Tips Memilih Areal Untuk Pembibitan Kelapa Sawit

Dalam pemilihan lahan ini perlu diperhatikan beberapa kriteria lahan yang cocok untuk pembibitan, diantaranya adalah 
1. Dekat dengan sumber air tapi tidak banjir
2. Lahan datar atau kemiringannya tidak lebih dari 3°
3. Dekat dari pengawasan dan mudah dikunjungi
4. Tidak jauh dari areal yang akan ditanami
5. Tersedia Top Soil (lapisan atas tanah/humus) dalam jumlah yang cukup untuk pengisian polybag.
6. Aman dari segala gangguan termasuk pohon tinggi di sekitar lokasi pembibitan.

Topography (Kemiringan)
Lokasi untuk pembibitan harus dipilh pada wilayah yang datar dengan kemiringan 0 – 3 derajat, dekat dengan sumber air yang cukup besar  untuk irigasi namun tidak kena banjir atau tergenang.

·   Area
Dalam satu hektar dapat ditempat sebanyak 19.900 polybag besar dengan jarak 0,76 m segi tiga sama sisi. Pola ini dapat dijadikan dasar penghitungan ukuran Pembibitan (nursery) yang akan dibuat. Namun pola tersebut tidak selalu sama, karena dapat juga dibuat dengan kepadatan yang lebih rendah yaitu sebanyak 13.000 polybag besar per hektar dengan jarak 0,91 m segi tiga sama sisi. Pola ini dibuat untuk mencegah persaingan sinar matahari antar bibit serta lebih memudahkan untuk kontrol dan pemupukan.

·   Aksesibilitas dan Jalan di Pembibitan
Jaringan jalan di main nursery dan hubungan satu dengan lainnya harus di rancang dengan seksama dan disesuaikan dengan pola peletakan polybag besar serta type irigasi penyiraman yand hendak digunakan.
Jalan keluar masuk ke main nursery juga harus dibuat cukup lebar agar kendaraan yang membawa material bisa lewat dengan mudah, puncaknya terutama pada periode penanaman ke lapangan.

·   Sumber Air
Kebutuhan air yang cukup jernih (kualitas dan kuantitas) harus dipastikan sebelum lahan pembibitan disiapkan. Sumber air yang terbaik adalah bila ada danau/situ atau sungai di dekat lokasi pembibitan. Namun bila tidak ada, sebaiknya dipersiapkan kolam penampung air yang cukup, kurang lebih berukuran sepetanir 5(P) x 5(L) x 3 (T) untuk kemudian pompa air dengan kapasitas yang memadai  di tempatkan dekat kolam tersebut dan dihubungkan dengan jaringan irigasi penyiraman.  Jumlah kolam dan jumlah pompa air (dengan kapasitas cukup) yang harus dipersiapkan bergantung kepada jumlah bibit dan luas pembibitan.

·   Drainage
Lokasi pembibitan yang dipilih, harus bebas dari banjir yang dapat merusak bibit dan gudang penyimpanan material. Selain daripada itu,  lahan harus dibuat agar tidak mudah tergenang air.

PENYIAPAN LAHAN PEMBIBITAN
Penyiapan lahan pembibitan merupakan langkah awal yang penting agar diperoleh  pertumbuhan bibit yang optimum, kemudahan pemeliharaan bibit, akses kedalam ke masing masing bibit dan untuk menjaga kebersihan lokasi pembibitan.

Empat kegiatan yang terkait dengan penyiapan lahan pembibitan adalah :
1) Rancang Bangun Pembibitan (nursery design
2) Pembersihan lahan (Land clearing
3) Pemagaran (fencing) dan
4) Pemancangan (lining).

1. Nursery Design
Design pembibitan yang baik selalu mempertimbangkan adanya kemudahan akses bagi kendaraan yang keluar masuk lokasi pembibitan guna mengangkut material dan terutama mengangkut bibit yang akan di tanam di lapangan pada saatnya kelak.
Sasaran utama ini ditunjukkan dalam design tata ruang yang menggambarkan semua jaringan jalan serta gang antar blok bibit dan jaringan irigasi

2.  Land Clearing
Setelah batas batas calon lahan pembibitan ditentukan, perataan tanah harus sudah dilaksanakan paling lambat 2 bulan sebelum kecambah datang. Langkah selanjutnya adalah membuat pagar sekeliling lahan pembibitan, mengisi top soil kedalam polybag besar dan memasang jaringan irigasi penyiraman. 

PENENTUAN LUAS BIBITAN:
Umur bibit siap tanam yang optimum adalah 11 s/d 13 bulan. Sedangkan jarak antara polybag pada Main Nursery harus 90 cm, dengan bentuk segitiga sama sisi, sehingga luas 1 Ha bibitan dapat menampung lebih kurang 12.000 bibit.

PERSIAPAN LAHAN DAN PELAKSANAAN PEMBIBITAN :
Lahan bibitan harus sudah dalam kondisi bersih lengkap dengan instalasi air dan jaringan jalan sebelum penanaman kecambah dimulai, dan untuk Perusahaan Besar biasanya pembibitan dilakukan dengan 2 tahapan, dan untuk kebun pribadi lebih sering melakukan satu tahapan saja (untuk hemat cost/biaya).

Sistem Irigasi
Tujuan penerapan sistem irigasi yang tepat adalah untuk memastikan bahwa masing-masing polybag bibit dilapangan memperoleh air yang cukup setiap hari untuk mendapatkan pertumbuhan yang optimal.
Penyiraman bibit menggunakan sistem pengairan berkabut (mist irrigation), dengan demikian air yang digunakan juga harus bermutu baik dan bersih dengan pH air minimum 4.

Ukuran Mesin dan Pompa Air
Kapasitas mesin dan pompa air yang digunakan dengan sistem Mist Irrigation (pengairan berkabut) dan menggunakan Sumizansui sesuai dengan kondisi di lapangan, dan dapat dilihat dalam tabel berikut :

Luas Plot Bibitan
Ukuran Pompa
Ukuran Mesin
s/d 15 Ha
270 USGM @ 150 FT Head
20 HP @ 1.250 RPM
>15 s/d 25 Ha
540 USGM @ 150 FT Head
35 HP @ 1.300 RPM
Luas areal pembibitan tergantung dengan luas lahan yang rencananya akan  ditanam, jika rencana tanam 750 Ha maka diperlukan areal pembibitan :
a.       Pembibitan Utama : 15 Ha
b.      Pembibitan Awal   :  500 m2

Untuk menghitung  kebutuhan bibit per hektar tanam dilapangan adalah populasi per hektar ditambah 30 %, jika populasi per ha 130 pk maka ditambah 39 lagi untuk persiapan penyisipan nanti.
Sampai saat ini bibit kelapa sawit berasal dari biji yaitu hasil perkawinan buatan dari induk yang terpilih. Secara genetis tiap bibit memiliki pertumbuhan dan produksi yang berbeda,sehingga seleksi bibit mutlak diperlukan.

Di pembibitan sawit akan dijumpai bibit – bibit yang pertumbuhannya tidak normal, baik akibat genetis maupun karena kesalahan kultur teknis. Selanjutnya apabila bibit – bibit tidak normal tersebut ditanam kelapangan , maka akan diperoleh tanaman yang sama sekali tidak berbuah atau berproduksi sangat rendah ( 25 – 30 ) % dari tanaman normal. Pekerjaan membuang bibit – bibit yang tidak normal dipembibitan disebut seleksi bibit (culling).
www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com